Penyuluhan Fogging “DBD”

Pengasapan (Fogging) adalah sebuah teknik yang dipakai untuk membunuh para serangga yang melibatkan pemakaian semprotan pestisida murni yang diarahkan oleh sebuah pompa udara. Tujuan pengasapan alias fogging DBD yang terfokus adalah membunuh nyamuk dewasa dalam radius 200 meter dari rumah penderita. Sehingga nyamuk tersebut keburu tewas sebelum menularkan virus Dengue ke orang lain. Hanya itu. Tidak untuk mencegah DBD dalam jangka panjang.

Pemerintah Kesehatan Kota mengadakan penyuluhan Fogging ke desa Kampung Baru Padusunan padi ini. Dilansir dari Liputan 6 Fogging harus dilakukan pada waktu yang tepat. Nyamuk Aedes Aegypti aktif pada pukul 08.00-11.00 dan sekitar pukul 14.00-17.00. Sehingga, pada waktu aktif itulah nyamuk beraksi mengigit manusia. Jika melakukan fogging maka harus sebelum masa gigit tersebut. . Atau di antara waktu aktif dia mengigit.  Pada masa itu diperkirakan nyamuk istirahat. Para petugas Fogging dari Pemerintahan kesehatan kota Pariaman datang pada waktu yang tepat.

Perlu diingat kembali bahwa Fogging sebagai bentuk kegiatan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) dapat dilakukan ketika sudah ditemukan kasus DBD positif. Fogging hanya dapat memberantas nyamuk dewasa. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan 3M plus. Itulah sebabnya, pemerintah desa Kampung Baru Padusunan menggalakkan pemberantasan jentik. Bisa mandiri, bisa dengan bantuan jumantik, Juru Pemantau Jentik. Tapi karena kata pemantau sering disalahpahmi dengan hanya memantau-mantau, maka istilah tersebut kini diganti dengan jurbastik, Juru Pembasmi Jentik. Tugasnya memantau sekaligus membasmi.

 

About abc13xyz 37 Articles
Seorang manusia yang lulusan Pendidikan Geografi di sebuah Universitas favorit di Kota Padang yang masih mencari erti kehidupan dan tujuan hidupnya, sehingga dia sudah berkelana entah kemana yang pada akhirnya belum berakhir jua.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Leave a Reply