PKK

PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.

Sejarah Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai gerakan pembangunan masyarakat bermula dari seminar Home Economic di Bogor tahun 1957. Sebagai tindak lanjut dari seminar tersebut, pada tahun 1961 panitia penyusunan tata susunan pelajaran pada Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kementerian Pendidikan bersama kementerian-kementerian lainnya menyusun 10 segi kehidupan keluarga. Gerakan PKK dimasyarakatkan berawal dari kepedulian istri gubernur Jawa Tengah pada tahun 1967 (Ibu Isriati Moenadi) setelah melihat keadaan masyarakat yang menderita busung lapar.

Dalam era reformasi dan ditetapkannya TAP MPR no. IV/MPR/1999 tentang GBHN 1999-2004, serta pelaksanaan otonomi daerah berdasarkan undang-undang no.22 tahun 1999 dan undang-undang no.25 tahun 1999, tetapi PKK pusat tanggap dengan mengadakan penyesuaian-penyesuaian yang disepakati dalam rakernaslub PKK tanggal 31 Oktober s.d 2 November 2000 di Bandung dan hasilnya merupakan dasar dalam perumusan keputusan menteri dalam negeri dan otonomi daerah no. 53 tahun 2000, yang selanjutnya dijabarkan dalam pedoman umum gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ini.

Hal yang mendasar antara lain adalah perubahan nama gerakan PKK dari gerakan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga menjadi gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.

10 Program Pokok PKK pada hakikatnya merupakan kebutuhan dasar manusia, yaitu:

  1. Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
  2. Gotong Royong
  3. Pangan
  4. Sandang
  5. Perumahan dan Tatalaksana Rumah Tangga
  6. Pendidikan dan Keterampilan
  7. Kesehatan
  8. Pengembangan Kehidupan Berkoperasi
  9. Kelestarian Lingkungan Hidup
  10. Perencanaan Sehat

Untuk melaksanakan 10 Program Pokok PKK tersebut, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pembinaan sampai fasilitasi, telah dilakukan oleh 4 Kelompok Kerja (PokJa) secara luwes dan koordinatif.

 

KETUA PKK Kampung Baru Padusunan

  • PROFIL

Nama                           : Marwiati

Tempat/ Tanggal Lahir : Pariaman/ 24 Desember 1976

Genre                           : Perempuan

Agama                          : Islam

Alamat                          : Kampung Baru Padusunan

Lulusan                         : D3 Manajemen Akutansi

e-mail                            : –

Riwayat Pendidikan Formal: 

  • SD Negeri 01 Pauh (1993-1989)
  • MTS Negeri Padusunan (1989-1992)
  • SMA Negeri 01 Pariaman (1992-1995)
  • Akademi Manajemen Mataram (1996-1999)

Riwayat Pengalaman Kerja:

  • Pondok Posantren Taruna Al-Quran Yayasan Annur Ampalu Pariaman (2004-2015)
  • Ketua PKK Kampung Baru padusunan (2015-Sekarang)

VISI:

“TERWUJUDNYA KELUARGA YANG BERIMAN, BERTAQWA, SEHAT, SEJAHTERA, MAJU, MANDIRI, SADAR HUKUM DAN CINTA LINGKUNGAN”

MISI:

  1. Meningkatkan perilaku hidup yang menghayati dan mengamalkan pancasila, melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan hak azazi manusia (HAM), demokrasi, kesetiakawanan sosial, kegotongroyongan, serta membentuk watak kebangsaan.
  2. Meningkatkan pendidikan dan keterampilan yang diperlukan sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa
  3. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pangan dengan memanfaatkan pekarangan melalui “haknya PKK”
  4. Meningkatkan kesejahteraan, kelestarian lingkungan dan membiasakan hidup terencana
  5. Memperkuat kelembagaan melalui Pengelolaan gerakan PKK terhadap ke 10 program pokok PKK sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat.

 

SUSUNAN PENGURUS PKK